Honey
Pernahkah kamu mendengar satu cerita
Tantang pria yang berdiri kaku di sebuah dinding gunung
Menunggu kekasihnya berkata sepatah saja
Kekasihnya hanya memandang dan membisu
Ketika musim dingin tiba keduanya membeku
Suatu saat satu musafir lewat dan memandangi dan
Berkata mereka telah berbuat sia sia
Hari berikutnya musafir lain memandangi
Dan berkata mengapa mereka melakukan itu
Hari berikutnya seorang musafir lain lewat tanpa memandang
Pada hari keempat seorang musafir memandangi
Dan berkata “dikaulah cinta sejati” dan menuliskan kata itu pada sebongkah batu
Pada hari kelima sepasang kekasih memandangi mereka
Tanpa bicara sampai hari berikutnya
Keduanyapun membeku.......
To U
Selangkah menjauh..
Dari jejak diri sebelumnya
Sedetik demi sedetik berlalu
Memenuhi waktu yang tertunda
Menyongsong cahaya setelah sekian lama
Yang hanya pernah terlihat dari atas mimpi
Tanpa bisa merasakannya
Atau menyentuhnya
Yang biasanya akan berakhir di ujung malam
Berulang kali..
Namun harga yang harus kutebus adalah kerinduan yang cemas
Nafas yang seakan terlepas, sesak oleh rasa kehilangan sementara
Yang menakutkan
Bertahan dalam godaan
Berjuang dalam pertahanan diri
Dalam rasa ingin kembali yang tinggi
Perasaan ini jadi sendiri
Tak terbagi oleh tawa
Tak terpecah oleh canda
Tak terganggu oleh pesta
Terkurung dalam rindu yang panjang
Semakin dalam..
Rindu akan kasih dan cinta yang tertinggal
Menggugah sesal
Dan hanya bisa menggantungkan harapan